• SMA NEGERI 1 MANGGAR
  • Totality Is The Key To Quality

HOME VISIT, SUATU ALTERNATIF MENGATASI MASALAH SISWA

 

Pandemi Covid-19 yang masih belum berakhir membuat pemerintah mencari cara agar setiap sektor tetap dapat bergerak. Salah satunya adalah dengan menerapkan metode kebiasaan baru (new normal) untuk mendukung hal tersebut. Metode tersebut kemudian diterapkan pada setiap sektor, termasuk untuk dunia pendidikan. Masa kebiasaan baru memberikan suatu harapan agar dunia pendidikan tetap menghasilkan generasi bangsa yang berkualitas. Namun demikian, setiap perubahan yang terjadi pasti memiliki kelebihan dan kekurangan. Misalnya saja perubahan sistem pembelajaran dari offline ke online tentu tidak terlepas dari masalah.

Permasalahan-permasalahan yang muncul terutama dari segi siswa sudah pasti juga berdampak secara psikologis. Oleh sebab itu, peran guru BP/BK sangat penting dalam mengatasi hal tersebut.  Guru BP/BK perlu memahami bahwa setiap siswa memiliki pribadi yang unik. Dimana setiap siswa memiliki ciri yang berbeda antara satu sama lainya, baik dalam hal kemampuan , sikap dan latar belakang. Guru bimbingan dan konseling juga merupakan tempat siswa bercerita atau curhat terkait pembelajaran jarak jauh agar siswa berkembang secara optimal sesuai perkembangannya. Selain itu, guru bimbingan dan konseling juga mempunyai tugas, tanggungjawab, wewenang dalam pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling terhadap siswa. Kemudian agar hasil sesuai dengan tujuan yang diinginkan, maka perlu pula dilakukan kegiatan pendukung dalam  layanan bimbingan dan konseling, salah satunya adalah dengan home visit.

Home visit merupakan salah satu layanan pendukung dari kegiatan bimbingan dan konseling yang dilakukan dengan cara mengunjungi tempat tinggal siswa dan bersilaturrahmi dengan orang tua. Kegiatan ini bertujuan untuk memperoleh berbagai keterangan atau data yang dibutuhkan oleh guru pembimbing dalam rangka mengatasi permasalah yang dialami siswanya.Home visit juga memiliki fungsi pemahaman dan pengentasan. Fungsi pemahaman  artinya seorang guru pembimbing perlu mendalami keadaan diri siswa baik dalam hal kemampuan intelektual, kemampuan berfikir, latar belakang sosial, sikap, perasaan, dan minat.  Sedangkan fungsi pengentasan berarti seorang guru pembimbing harus dapat mengatasi permasalahan atau kesulitan yang dialami siswanya.

Dalam kegiatan home visit, guru pembimbing berkomunikasi langsung dengan orang tuanya dan siswa yang menimbulkan kedekatan secara psikologis dan emisional secara efektif. Terlebih dalam  kegiatan ini. guru pembimbing dapat melakukan  observasi dan wawancara kepada orang tuanya untuk memotivasi  agar masalah atau  kesulitan  yang dialami putra putrinya dapat terentaskan dengan baik. Sehingga dapat meningkatkan pemahaman diri untuk lebih bertanggung jawab dalam proses belajarnya. Dalam melaksanakan tugasnya melakukan home visit, guru bimbingan konseling tetap harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Guru harus memakai masker, face shield, dan menjaga jarak.

Kegiatan home visit memiliki beberapa tahapan yaitu: 1) perencanaan, 2) pelaksanaan, 3) evaluasi 4) analisis, 5) tindak lanjut, dan 6) penyusunan laporan. Tahap perencanaan dilakukan sebelum kegiatan home visit dilakukan. Kegiatan ini mengharuskan guru untuk siap secara fisik ataupun mental. Guru juga harus melihat data kolaboratif dari guru mata pelajaran dan wali kelas. Data ini merupakan informasi penting yang perlu disampaikan kepada keluarga dan juga untuk melengkapi keadministrasian guru bimbingan dan konseling. Data ini pula yang digunakan sebagai dasar agar kegiatan home visit berjalan dengan baik sesuai dengan tujuannya, yakni untuk mengentaskan permasalahan yang dihadapi siswa.

Tahap selanjutnya yang harus dilakukan oleh guru bimbingann dan konseling yaitu pelaksanaan. Dalam tahap ini, guru harus mengomunikasikan rencana home visit pada pihak terkait seperti wali kelas, waka kesiswaan, dan kepala sekolah. Tahap ini kemudian dilanjutkan dengan langsung menuju rumah siswa untuk dengan orang tua siswa, atau anggota keluarga lainnya membahas permasalahan yang dihadapi siswa. Guru bimbingan konseling juga harus membentuk komitmen dengan orang tua siswa dan menyimpulkan hasil kegiatan home visit.

Tahap selanjutnya yang harus dilakukan adalah evaluasi dan analisis. Guru bimbingan dan konseling melakukan evaluasi proses kunjungan rumah dalam pengentasan masalah siswa. Guru bimbingan dan konseling juga harus menganalisis keberhasilan penggunaan hasil kunjungan rumah terhadap penanganan masalah. Kemudian adalah tahap kelima dan keenam yaitu tindak lanjut dan penyusunan laporan. Dalam tahapan ini guru bimbingan dan konseling perlu mempertimbangkan keharusan untuk melakukan home visit lanjutan atau tidak. Guru bimbingan dan konseling juga melakukan tindak lanjut layanan dengan menggunakan data hasil kunjungan rumah tersebut. Data yang sebelumnya didapatkan dari kunjungan tersebut kemudian dilaporkan. Laporan ini berisikan data-data hasil observasi selama home visit yang kemudian disampaikan pada guru mata pelajaran, wali kelas dan kepala sekolah.

Sama halnya dengan kegiatan pendukung lainnya, home visit juga memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihan dari metode ini adalah dalam kekhususan data siswa. Artinya kegiatan ini akan memberikan data yang lebih rinci terhadap permasalahan yang dihadapi siswa jika dibandingkan dengan metode lain. Metode ini juga akan memperkuat komitmen orang tua terhadap pendidikan anaknya. Sehingga paradigma pendidikan menjadi tanggung jawab pemerintah (sekolah) keluarga, dan masyarakat dapat terealisasi. Penanganan masalah yang dihadapi siswa juga akan  lebih komprehensip sesuai dengan kewenangan masing-masing. Kegiatan ini selanjutnya dapat meningkatkan kerja sama antara sekolah dengan orang tua dan masyarakat. Namun demikian, kegiatan ini juga memiliki kekurangan yaitu lebih banyak memerlukan waktu, biaya dan tenaga dari guru pembimbing. Kemudian penerimaan dari orang tua dan siswa juga dapat menjadi kendala. Artinya tidak semua siswa dan orang tua bersedia dikunjungi.

 Kelemahan metode home visit pada dasarnya bukanlah penghalang yang besar. Diperlukan komitmen dan kemauan yang besar dari guru bimbingan konseling agar hal tersebut dapat diatasi. Oleh sebab itu, kerjasama dari berbagai macam pihak terkait sangat penting dalam hal ini. Mengingat pembicaraan secara lebih intens dengan orang tua diharapkan menjadikan home visit salah satu alternatif dalam mengatasi permasalahan siswa, sehingga siswa dapat meningkatkan movitasi dan prestasi belajarnya.

Oleh:  Selawi, S.Pd*

*Guru Bimbingan Dan Konseling SMA Negeri 1 Manggar 

Diterbitkan oleh Pos Belitung pada Jumat (26 Maret 2021)

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Hati-Hati Tautan SPMB Palsu, Ini Tautan SPMB yang Resmi

  100% GRATIS, TIDAK DIPUNGUT BIAYA

21/05/2026 10:13 WIB - Administrator
Informasi Pra Pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026/2027

100% GRATIS, TIDAK DIPUNGUT BIAYA

06/05/2026 09:00 WIB - Administrator
Informasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Negeri 1 Manggar Tahun Pelajaran 2026/2027

100% GRATIS, TIDAK DIPUNGUT BIAYA  

05/05/2026 08:39 WIB - Administrator
Persembahkan Kado HUT RI, Tim Futsal SMAN 1 Manggar Juara BIP CUP 2025

MANGGAR, BELITONGEKSPRES.CO.ID - Tim futsal SMAN 1 Manggar kembali mengukir prestasi gemilang di kancah olahraga pelajar Kabupaten Belitung Timur (Beltim). &nb

26/08/2025 19:20 WIB - Administrator
Gubernur Bangka Belitung Resmikan Wall of Fame SMAN 1 Manggar

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani meresmikan Wall of Fame SMA Negeri 1 Manggar di Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (13/

26/08/2025 19:13 WIB - Administrator
SMAN 1 Manggar Raih Juara 2 Regional Lomba Sekolah Siaga Kependudukan Paripurna Nasional

Manggar – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh SMA Negeri 1 Manggar. Sekolah yang berlokasi di Kabupaten Belitung Timur ini berhasil meraih Juara 2 Regional (11 Provinsi) dal

26/08/2025 19:06 WIB - Administrator
SMAN 1 Manggar Sapu Bersih Gelar Juara LDBI Belitung Timur 2025, Siap Wakili ke Tingkat Provinsi

Prestasi gemilang kembali diraih SMAN 1 Manggar. Dalam ajang Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI) tingkat Kabupaten Belitung Timur tahun 2025, sekolah unggulan ini berhasil menyapu bersi

26/08/2025 18:58 WIB - Administrator
SMAN 1 Manggar Pertahankan Juara Umum O2SN Beltim, Tangguh Meski Lomba Daring

SMAN 1 Manggar kembali mencatatkan prestasi gemilang di ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat SMA se-Kabupaten Belitung Timur tahun 2025. Untuk kedua kalinya secara ber

26/08/2025 18:53 WIB - Administrator
Staf Ahli Gubernur Babel Buka MPLS SMAN 1 Manggar, Tekankan Karakter dan Etika Digital

Manggar – Senin pagi, 14 Juli 2025, aula utama SMAN 1 Manggar dipenuhi semangat baru. Ratusan siswa berseragam putih biru berganti putih abu-abu, duduk dengan penuh harap di bangk

26/08/2025 18:48 WIB - Administrator
SMAN 1 Manggar Raih Juara Umum FLS3N Tiga Tahun Berturut

SMA Negeri 1 Manggar kembali mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih gelar Juara Umum Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kabupaten Belitung Timur

26/08/2025 18:43 WIB - Administrator