• SMA NEGERI 1 MANGGAR
  • Totality Is The Key To Quality

Peta Mutu Sekolah

APRIL 2022, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) resmi meluncurkan platform rapor pendidikan. Rapor pendidikan adalah platform yang menyediakan data laporan hasil evaluasi sistem pendidikan sebagai penyempurnaan rapor mutu sebelumnya. Ada perbedaan mendasar antara rapor pendidikan dengan rapor mutu.

Rapor pendidikan bertujuan untuk mengukur indikator yang disusun berdasarkan input, proses, dan output pendidikan yang diturunkan dari delapan Standar Nasional Pendidikan. Adapun rapor mutu mengukur 8 indikator capaian pendidikan berdasarkan Standar Nasional Pendidikan dengan menggunakan data yang bersumber dari dapodik dan hasil penginputan langsung oleh sekolah melalui aplikasi EDS.

Merdeka belajar mengubah wajah asesmen yang dilakukan di Indonesia. Evaluasi ketuntasan akhir belajar secara nasional yang selama ini dilakukan dengan ujian, berubah setelah merdeka belajar digaungkan. Ujian nasional (UN) yang awalnya dijadikan tolok ukur keberhasilan diganti dengan melakukan asesmen nasional. Tujuan utamanya adalah mendorong perbaikan mutu pembelajaran dan hasil belajar peserta didik. Asesmen nasional tidak hanya dirancang sebagai pengganti ujian nasional dan ujian sekolah berstandar nasional, tetapi juga sebagai penanda perubahan paradigma tentang evaluasi pendidikan.

Lebih lanjut Mendikbudristek Nadiem Makarim menyebutkan bahwa perubahan mendasar pada asesmen nasional adalah tidak lagi mengevaluasi capaian peserta didik secara individu, akan tetapi mengevaluasi dan memetakan sistem pendidikan berupa input, proses, dan hasil. Hal tersebut membawa perubahan besar karena bahan evaluasi adalah keseluruhan sistem dari satuan pendidikan. Bukan hanya peserta didik yang dijadikan bahan evaluasi, namun juga lingkungan belajarnya. Lantas apa sebenarnya asesmen nasional itu?

Asesmen nasional pada dasarnya adalah pemetaan mutu pendidikan pada seluruh sekolah, madrasah, dan program kesetaraan jenjang sekolah dasar dan menengah. Asesmen nasional terdiri atas tiga bagian, yaitu asesmen kompetensi minimum (AKM), survei karakter, dan survei lingkungan belajar. Pertama, AKM, dirancang untuk mengukur capaian peserta didik dari hasil belajar kognitif yaitu literasi dan numerasi yang menjadi syarat bagi peserta didik untuk berkontribusi di dalam masyarakat, terlepas dari bidang kerja dan karier yang ingin mereka tekuni di masa depan.

Bagian kedua yang diamati dalam asesmen nasional adalah survei karakter. Mengapa survei karakter ini menjadi hal penting dalam asesmen nasional? Hal ini dikarenakan pemerintah pada dasarnya ingin mengembangkan pendidikan yang dapat mengembangkan potensi peserta didik secara utuh. Asesmen nasional dalam hal ini mengembangkan sikap, nilai (values), dan perilaku yang mencirikan pelajar Pancasila yang dikenal dengan profil pelajar Pancasila.

Kemudian bagian terakhir yang menjadi bagian dari asesmen nasional adalah survei lingkungan belajar. Survei ini dilakukan untuk setidaknya melihat lima hal yaitu iklim keamanan sekolah, iklim kebinekaan sekolah, indeks sosial ekonomi, kualitas pembelajaran, dan pengembangan guru.

 

Hasil asesmen dan survei nasional yang telah dilakukan oleh pihak sekolah hasilnya dapat dilihat dari rapor pendidikan. Hasil rapor pendidikan dapat dijadikan sebagai acuan dalam mengidentifikasi masalah, merefleksikan akar masalah, dan membenahi kualitas pendidikan secara keseluruhan. Lebih daripada itu, rapor pendidikan dapat menjadi suatu bahan pemetaan mutu di tingkat satuan pendidikan, daerah, ataupun secara nasional.

Di sisi lain, hasil asesmen nasional juga memberikan guru kesempatan untuk dapat mengajar dan mengembangkan kemampuan pedagogis dan profesional sesuai dengan tingkat kompetensi peserta didik (teaching at the right level). Hal ini dikarenakan hasil asesmen nasional memberikan gambaran kemampuan peserta didik dalam empat kategori yaitu perlu intervensi khusus, dasar/minimal, cakap/baik, dan mahir.

Seperti yang dipaparkan sebelumnya, rapor pendidikan tidak hanya sebatas dokumen tanpa tindak lanjut. Oleh sebab itu, pihak satuan pendidikan perlu menyiapkan, menyusun, dan melakukan perbaikan. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan oleh satuan pendidikan. Pertama, satuan pendidikan dapat melakukan inventarisasi kelebihan dan kekurangan yang dimiliki berdasarkan rapor pendidikan. Hal ini sangat penting karena tanpa tahu kelebihan dan kekurangan yang dimiliki, satuan pendidikan tidak dapat menyusun dan melakukan perbaikan ke depannya.

Strategi-strategi peningkatan mutu di satuan pendidikan tersebut juga tidak bisa dilakukan tanpa tahu apa yang hendak dipertahankan dan ditingkatkan serta apa yang harus diperbaiki. Ringkasnya solusi yang tepat tidak akan didapatkan tanpa melakukan inventarisasi kelebihan dan kekurangan tersebut.

Setelah melakukan inventarisasi, satuan pendidikan dapat mengoptimalkan dan meningkatkan kualitas pembelajaran yang telah dilakukan. Sebut saja hasil rapor pendidikan menunjukkan bahwa literasi di sekolah tersebut masih perlu intervensi khusus atau masih dalam tahapan dasar/minimal, maka satuan pendidikan harus meningkatkan pembelajaran berbasis literasi.

Misalnya saja dengan membuat dan meningkatkan aktivitas-aktivitas yang berhubungan dengan peningkatan serta pengembangan literasi. Pembiasaan seperti menyediakan waktu membaca di beberapa menit pembelajaran di sekolah dapat dijadikan solusi.

Meminta peserta didik untuk menuliskan rencana kegiatan dalam satu minggu ke depan setiap awal minggu juga dapat dilakukan oleh satuan pendidikan. Kemudian memperbanyak kompetisi literasi dari lingkungan terkecil misalnya dalam satu kelas, kemudian antarkelas, dan bahkan antarsekolah juga dapat dilakukan guna meningkatkan semangat berliterasi peserta didik.

Satuan pendidikan juga dapat melakukan pembekalan kepada guru dengan kemampuan membuat soal sumatif ataupun formatif berbasis High Order Thinking Skills (HOTS). Hal ini dapat dilakukan apabila rapor pendidikan menunjukkan aspek numerasi peserta didik masih rendah. Pembiasaan dengan memberikan soal-soal dengan kemampuan berpikir tingkat tinggi diharapkan dapat meningkatkan kemampuan numerasi peserta didik.

Terlepas dari itu semua, hasil rapor pendidikan sebagai bahan pemetaan mutu harus ditindaklanjuti, tidak hanya oleh satuan pendidikan, namun segala pemangku kepentingan (stakeholder) yang terlibat. Jalinan kerja sama harus tetap dilakukan terutama kepada masyarakat, orang tua, dinas terkait, dan pihak-pihak yang terlibat lainnya.

Berbagai hal dalam peningkatan mutu guru sebagai ujung tombak pembelajaran juga harus terus dilakukan. Seminar, workshop, dan in house training (IHT) serta focus group discussion (FGD) dapat menjadi solusi agar guru dapat terus meningkatkan kemampuannya terutama dalam menumbuhkembangkan literasi, numerasi, serta karakter peserta didik. Tidak hanya sekadar pelatihan, guru juga harus memiliki komitmen serta semangat juang agar apa yang sudah didapatkannya dapat diterapkan dalam pembelajaran. (*)



Artikel ini telah tayang di BangkaPos.com dengan judul Peta Mutu Sekolah, https://bangka.tribunnews.com/2023/01/14/peta-mutu-sekolah?page=2.

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Pengumuman Murid Baru yang Diterima SPMB Tahap 2 Jalur Domisili dan Jalur Mutasi

Selamat kepada calon murid baru SMA Negeri 1 Manggar yang diterima pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahap 2 Jalur Domisili dan Jalur Mutasi Tahun Pelajaran 2026/2027. Untuk mel

30/06/2026 08:01 WIB - Administrator
Hasil Verifikasi Sementara SPMB Tahap 2 Jalur Domisili

Pada tautan di bawah ini kami lampirkan Hasil Verifikasi Sementara pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahap 2 Jalur Domisili SMA Negeri 1 Manggar Tahun Pelajaran 2026/

23/06/2026 20:14 WIB - Administrator
Pengumuman Murid Baru yang Diterima SPMB Tahap 1 Jalur Afirmasi dan Jalur Prestasi

Selamat kepada calon murid baru SMA Negeri 1 Manggar yang diterima pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahap 1 Jalur Afirmasi dan Jalur Prestasi Tahun Pelajaran 2026/2027. Untuk m

17/06/2026 08:39 WIB - Administrator
Pengumuman Daftar Ulang SPMB Jalur Afirmasi dan Jalur Prestasi

UNDUH DOKUMEN FORMULIR KESANGGUPAN MENAATI PERATURAN SEKOLAH UNDUH

17/06/2026 08:37 WIB - Administrator
Hasil Verifikasi Sementara SPMB Tahap 1 Jalur Afirmasi dan Prestasi

Pada tautan di bawah ini kami lampirkan Hasil Verifikasi Sementara pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahap 1 Jalur Afirmasi dan Jalur Prestasi SMA Negeri 1 Manggar Ta

09/06/2026 22:12 WIB - Administrator
Informasi SPMB TP 2026/2027 Tahap 1 Jalur Afirmasi dan Jalur Prestasi

GRATIS DAN TIDAK DIPUNGUT BIAYA

04/06/2026 13:26 WIB - Administrator
Hati-Hati Tautan SPMB Palsu, Ini Tautan SPMB yang Resmi

  100% GRATIS, TIDAK DIPUNGUT BIAYA

21/05/2026 10:13 WIB - Administrator
Informasi Pra Pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026/2027

100% GRATIS, TIDAK DIPUNGUT BIAYA

06/05/2026 09:00 WIB - Administrator
Informasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Negeri 1 Manggar Tahun Pelajaran 2026/2027

100% GRATIS, TIDAK DIPUNGUT BIAYA  

05/05/2026 08:39 WIB - Administrator
Persembahkan Kado HUT RI, Tim Futsal SMAN 1 Manggar Juara BIP CUP 2025

MANGGAR, BELITONGEKSPRES.CO.ID - Tim futsal SMAN 1 Manggar kembali mengukir prestasi gemilang di kancah olahraga pelajar Kabupaten Belitung Timur (Beltim). &nb

26/08/2025 19:20 WIB - Administrator