Dari Sampah Menjadi Rupiah
Hampir setiap hari kita melihat tumpukan sampah yang ada disekitar kita terutama sampah domestik baik itu organik maupun anorganik. Pernahkah kalian berfikir bahwa barang bekas atau sampah rumah tangga dapat menjadi rupiah?
Mungkin ada sebagian masyarakat yang sudah memanfaatkannya sebagai barang kerajinan atau tempat untuk bercocok tanam. Jika kita amati hampir setiap rumah yang ada disekeliling kita secara tidak sadar sudah memanfaatkan barang bekas tersebut. Hal itu dapat kita manfaatkan sebagai peluang emas sebagai wirausaha rumahan yang dapat menghasilkan pundi-pundi rupiah yang menjanjikan.
Saat ini wirausaha dibidang kerajinan sangat banyak diminati oleh masyarakat umum, terutama memanfaatkan barang bekas yang ada dilingkungan sekitar tempat tinggal kita. Hampir semua barang bekas dapat dimanfaatkan menjadi kerajinan yang menarik dan bernilai ekonomis. Misalnya barang bekas dari hasil produksi rumah tangga seperti kain perca, kardus, botol dan lain-lain.
Pemanfaatan barang bekas sudah mulai masuk pembelajaran dalam dunia pendidikan, terutama dalam pembelajaran di Sekolah Menengah Atas (SMA). Setelah mereka selesai menempuh pendidikan masa abu-abu, kehidupan yang sesungguhnya baru dimulai. Jika tidak dibekali dengan skill yang baik, mereka tidak akan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan modernisasi.
Pembelajaran dengan memanfaatkan kerajinan dari barang bekas merupakan wirausaha yang menjanjikan bagi mereka karena bahannya mudah didapat dan bermodalkan kreatifitas. Selain membuat mereka berpikir maju, hal ini dapat mengubah pola pikir dan mindset mereka untuk tidak terpaku dengan titel dan seragam yang digunakan untuk menghasilkan rupiah.
Di sekolah-sekolah, barang bekas yang dapat dimanfaatkan dalam bidang kerajinan yaitu botol bekas, kertas, kardus dan gelas minuman. Barang-barang tersebut dapat menjadi kerajinan yang sangat luar biasa sehingga bernilai rupiah. Bukan hanya itu, kerajinan yang mereka buat dapat menjadi penghasilan tambahan sebagai seorang pemula yang memiliki status sebagai pelajar.
Kerajinan yang dihasilkan juga beraneka ragam dimulai dari tas, vas bunga, miniatur dan kerajinan-kerajinan yang unik dan menakjubkan lainnya. Menumbuhkan jiwa entrepreneur kepada mereka adalah langkah yang tepat sebab setelah mereka tamat sekolah menengah nanti diharapkan sudah bisa menentukan langkah selanjutnya untuk berwirausaha meskipun sudah berstatus mahasiswa/ mahasiswi atau malah bekerja.
Membentuk pola pikir mereka tentang berwirausaha merupakan suatu hal yang membanggakan sebagai seorang pendidik, karena di masa yang akan mendatang kita tidak bisa melihat masa depan seorang. Bisa saja mereka akan menjadi salah satu pengusaha ternama di negara ini bahkan bisa saja nama mereka mendunia berkat hasil karya serta jiwa entrepreneurship yang dimilikinya. Sebagai bentuk dukungan hasil karya mereka sering kali sekolah mengadakan bazar atau pameran, semua itu bertujuan itu memperkenalkan produk hasil karya siswa/ siswi yang terbuat dari barang bekas agar karya mereka dikenal oleh masyarakat serta untuk menarik minat para konsumen yang berkunjung ke stan pameran mereka.
Bazar dan pameran juga melatih mereka untuk berwirausaha serta cara mengolah keuangan ketika mereka terjun langsung kelapangan sebagai seorang pengusaha. Event-event seperti itu sudah mulai menjadi agenda tahunan sebagai bentuk dukungan serta penghargaan atas karya kerajinan-kerajinan yang diciptakan. Tetapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika kita ingin membuat kerajinan tersebut menjadi suatu barang yang bernilai ekonomis yaitu: Pertama, bentuk dan desainnya harus unik dan menarik, kedua pemanfaatan barang tersebut tepat dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, kemudian produk yang dihasilkan harus rapi serta terkesan elegan, serta terakhir bahan-bahan yang digunakan merupakan bahan-bahan yang berkualitas baik meskipun dari barang-barang bekas.
Manfaat dari kerajinan barang bekas bukan hanya rupiah yang kita dapatkan tetapi juga dapat mengurangi sampah rumah tangga yang semakin hari semakin bertambah banyak di lingkungan sekitar tempat tinggal kita apa lagi sampah yang sulit terurai (anorganik) yang merupakan ancaman besar bagi kita jika tidak dimanfaatkan dengan baik. Jangan ragu untuk memulai hal yang baru jika itu akan mengubah nasib kita seperti sebuah pepatah mengatakan “lebih baik hidup dari sampah dari pada menjadi sampah“.
oleh Firdaus, S.Pd
Guru PKWU SMAN 1 Manggar
Artikel ini telah terbit di harian Belitong Ekspress edisi Jumat dan Senin 25 dan 28 Maret 2022
Admin, HR
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Pengumuman Murid Baru yang Diterima SPMB Tahap 2 Jalur Domisili dan Jalur Mutasi
Selamat kepada calon murid baru SMA Negeri 1 Manggar yang diterima pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahap 2 Jalur Domisili dan Jalur Mutasi Tahun Pelajaran 2026/2027. Untuk mel
Hasil Verifikasi Sementara SPMB Tahap 2 Jalur Domisili
Pada tautan di bawah ini kami lampirkan Hasil Verifikasi Sementara pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahap 2 Jalur Domisili SMA Negeri 1 Manggar Tahun Pelajaran 2026/
Pengumuman Murid Baru yang Diterima SPMB Tahap 1 Jalur Afirmasi dan Jalur Prestasi
Selamat kepada calon murid baru SMA Negeri 1 Manggar yang diterima pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahap 1 Jalur Afirmasi dan Jalur Prestasi Tahun Pelajaran 2026/2027. Untuk m
Pengumuman Daftar Ulang SPMB Jalur Afirmasi dan Jalur Prestasi
UNDUH DOKUMEN FORMULIR KESANGGUPAN MENAATI PERATURAN SEKOLAH UNDUH
Hasil Verifikasi Sementara SPMB Tahap 1 Jalur Afirmasi dan Prestasi
Pada tautan di bawah ini kami lampirkan Hasil Verifikasi Sementara pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahap 1 Jalur Afirmasi dan Jalur Prestasi SMA Negeri 1 Manggar Ta
Informasi SPMB TP 2026/2027 Tahap 1 Jalur Afirmasi dan Jalur Prestasi
GRATIS DAN TIDAK DIPUNGUT BIAYA
Hati-Hati Tautan SPMB Palsu, Ini Tautan SPMB yang Resmi
100% GRATIS, TIDAK DIPUNGUT BIAYA
Informasi Pra Pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026/2027
100% GRATIS, TIDAK DIPUNGUT BIAYA
Informasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Negeri 1 Manggar Tahun Pelajaran 2026/2027
100% GRATIS, TIDAK DIPUNGUT BIAYA
Persembahkan Kado HUT RI, Tim Futsal SMAN 1 Manggar Juara BIP CUP 2025
MANGGAR, BELITONGEKSPRES.CO.ID - Tim futsal SMAN 1 Manggar kembali mengukir prestasi gemilang di kancah olahraga pelajar Kabupaten Belitung Timur (Beltim). &nb