Lara Anggini*: "Tips #dirumahaja ala Gadis Milenial"
Kita tahu sekarang dunia sedang digencar dengan virus yang menakutkan, yakni Covid-19. Bagaimana tidak menakutkan? Dilansir oleh CNN Indonesia (2019), jumlah pasien positif terinfeksi Covid-19 mengalami peningkatan per minggu. Berdasarkan data (16/4/2020) pukul 12.00 WIB, jumlah kasus positif Corona di Indonesia hari ini mencapai 5.516 kasus. Sementara itu korban meninggal dunia bertambah menjadi 496 orang, pasien sembuh 548 orang. Jumlah yang cukup besar untuk wilayah Indonesia.
Lalu, bagaimana dengan dunia? Dikutip dari suara.com (2019), total jumlah kasus Covid-19 di seluruh dunia telah menembus angka dua juta. Data real time pukul 08.54 WIB pada Kamis (16/4/2020) menunjukkan ada 2.083.237 total kasus. Per jam ini masih terhitung ada 865 kasus baru yang tercatat dan 50 kasus kematian baru. Sehingga total kematian mencapai 134.610 jiwa.
Sementara itu menurut situs tersebut, total kesembuhan berada pada angka 510.329 jiwa. Angka kesembuhan tertinggi dipegang oleh China sebagai pusat penyebaran pada angka 72.600 jiwa. Sedangkan, Amerika Serikat masih menjadi negara dengan kasus Covid-19 terbanyak. Tercatat, sebanyak 644.089 penduduk AS terinfeksi virus corona yang menyerang pernapasan ini. Selain itu, jumlah korban meninggal terbanyak juga masih dipegang oleh AS, yaitu pada Kamis (16/4/2020), total jumlah korban meninggal akibat corona di AS sudah mencapai 28.529 orang.
Dengan angka yang besar apakah tidak mengkhawatirkan masyarakat? Tenang, jangan panik, kita cukup mengikuti aturan yang telah di tetapkan pemerintah setempat dan pemerintah pusat tentunya. Misalnya sekolah diliburkan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 bukan untuk bersenang-senang di luar rumah atau piknik di pantai atau tempat lainnya, akan tetapi #dirumahaja. Ya, di rumah saja selama 14 hari atau lebih.
Di rumah selama 14 hari atau lebih? Bosan? Sekarang banyak hal yang bisa kita lakukan untuk menghilangkan kebosanan selama isolasi di rumah saja. Generasi milenial, ada tips untuk menghilangkan bosan saat #dirumahaja, terutama bagi kaum hawa muda. Pertama, memanjakan diri dengan luluran sesuai yang diinginkan, maskeran biar glowing. Itu bisa membuat good mood.
Selain itu, maskeran bisa menghilangkan ‘seteres’ loh (katanya, haha). Karena pikiran kita rileks dan muka adem (hehe). Habis maskeran mau ngapain lagi ya? Belajar masak, ide yang bagus. Wanita idaman bukan hanya harus berpenampilan cantik, tetapi harus bisa masak juga.
Banyak waktu bisa dimanfaatkan untuk belajar masak. Terutama ketika wabah Covid-19 ini masih belum bisa move on dari dunia ini. Kita bisa belajar masak dari Ibu, kakak, atau keluarga lainnya. Via online atau YouTube juga bisa jadi solusi untuk belajar masak.
Maskeran bosan, masak bosan. Bermain di rumah dengan adik-adik atau teman-teman online bisa. Menghilangkan bosan misalnya “mabar” (main bareng atau bisa makan bareng) via daring. Tips-tips tersebut bisa di lakukan selama self quarantine selain belajar dan membaca. Yuk, mari kita bisa memutuskan rantai penyebaran corona dengan cara di rumah aja. Ya, #dirumahaja.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Dinamika Sosial Dunia Penyiaran: Memulai Siaran Berkualitas Dari Sekolah
Di era modernisasi dan globalisasi, perkembangan televisi mengalami transformasi yang tidak terduga. Kini, televisi tidak hanya berbentuk layar yang besar, namun sudah bisa kita genggam
Fenomena Khong Guan dan Jebakan Euforia Timah di Bangka Belitung
Menjadi narasumber pada kegiatan Pemberdayaan Komunitas Penggerak Literasi Se-Babel (7 s.d 9 Juni 2022), membuat penulis termotivasi untuk menulis tulisan ini. Penulis tergelitik ketika
KONSELING INDIVIDU, CARA JITU ATASI MASALAH SISWA
Bimbingan dan Konseling memiliki peranan penting di sekolah. Sebagai wadah mengatasi masalah siswa, bimbingan konseling juga diharapkan dapat membantu siswa berkembang secara lebih opti
Merdeka Belajar dalam Pendidikan 4.0
Merdeka Belajar merupakan langkah awal pemerintah memulai revolusi pendidikan dengan konsep kemerdekaan dalam segala aspek pendidikan formal. Merdeka Belajar menjadi wadah untuk mencipt
Dampak Globalisasi Terhadap Perilaku Pelajar, Bahayakah?
Di era revolusi industri 4.0 saat ini, pengaruh budaya asing terhadap budaya lokal melesat begitu cepat tersebar. Peristiwa ini hampir tanpa sekat (jarak dan waktu) melalui media sosial
Merdeka Belajar di Tengah Gelombang Ketiga Masa Pandemi
Pendidikan merupakan sebuah usaha yang bertujuan untuk meningkatkan ilmu pengetahuan yang didapat baik dari lembaga formal maupun informal yang nantinya bisa melahirkan individu-individ
Kepribadian Guru dan Pengaruhnya Terhadap Penguatan Pendidikan Karakter Siswa
Guru merupakan aktor utama dalam proses pembelajaran. Gurulah yang mempertimbangkan strategi pembelajaran yang efektif untuk diterapkan. Banyaknya variasi kualitas pengajaran dijelaskan
Penguatan Karakater Generasi Muda, Amankan Masa Depan Bangsa!
Generasi muda saat ini menjadi titik tolak keberhasilan dari negara. Tidak keliru jika disebut masa depan negara, karena kualitas dan kemajuan negara Indonesia memang bergantung pada ge
Esensialitas Pendidikan Karakter dalam Bermedia Sosial di Era Globalisasi
Sadar atau tidak, di zaman sekarang anak-anak jauh lebih individualis dibanding anak millenials (generasi Y) pada zamannya. Orang tua yang sibuk lebih memilih untuk memberikan gadget ke
Pentingnya Kokohkan Karakter Pemuda Masa Depan
Para pemuda adalah generasi penerus masa depan yang keberadaannya sangat menentukan langkah kehidupan masyarakat, bangsa, dan negara. Keberadaan para generasi muda saat ini kela